Oleh : Sarah Tsabitah, Ilmu Komunikasi, Universitas Andalas
Padang, Minggu (7/7/2024) - Sekolah Sampah Limpapehmenggelar pertemuan kedua di Kantor Kelurahan Batang Arau, Padang Selatan, Kota Padang. fokus pada pertemuan kedua kali ini yaitu pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan sampahorganik. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PenguatanKapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK ORMAWA) BEM KM Universitas Andalas yang akan secara rutin dilaksanakan setiapminggu pada bulan Juli sampai dengan bulan September mendatang. Kegiatan ini akan berfokus pada pembahasan terkaitdengan pengelolaan sampah organik dan anorganik agar lebihbernilai ekonomi tinggi.
Sekolah Sampah Limpapeh memulai kegiatannya denganpendekatan terstruktur untuk memastikan efektivitaspembelajaran. Sebelum pemaparan materi, para peserta diajakuntuk mengisi pre-test, memberikan gambaran awal tentangpemahaman mereka terkait pengelolaan sampah organik.
Bapak Alimin, SP., Penyuluh Pertanian Ahli Madya danKoordinator KJF Dinas Pertanian Kota Padang, menjadipembicara utama dalam acara tersebut. Beliau menyampaikanmateri tentang teknik pengelolaan sampah organik melaluipembuatan lubang biopori dan pupuk kompos. Sesi inidilanjutkan dengan diskusi interaktif, memberi kesempatanpeserta untuk mengklarifikasi dan memperdalam pemahamanmereka.
Usai pemaparan dan tanya jawab, peserta kembali diuji melaluipost-test, bertujuan mengukur peningkatan pengetahuan merekasetelah mengikuti sesi pembelajaran. Langkah inimemungkinkan evaluasi efektivitas program secara konkret.
Sebagai penutup, salah satu warga Batang Arau dimintamemberikan testimoni, menyoroti dampak langsung program inibagi masyarakat setempat. Acara diakhiri dengan penyerahansertifikat apresiasi kepada Bapak Alimin dan sesi foto bersama, menandai berakhirnya pertemuan yang produktif ini.
Pendekatan sistematis ini mencerminkan komitmen SekolahSampah Limpapeh dan BEM KM Universitas Andalas dalammemastikan transfer pengetahuan yang efektif, sambilmembangun hubungan erat dengan masyarakat Batang Arau.