Oleh : Sarah Tsabitah – Ilmu Komunikasi – Universitas Andalas
Pada tanggal 11 Juli 2024, Kantor Kelurahan Batang Araumenjadi saksi transformasi luar biasa, berubah menjadi pusatkreativitas dan pemberdayaan masyarakat yang penuh semangat.Acara yang digelar adalah pertemuan ketiga program SekolahSampah Limpapeh, sebuah inisiatif inovatif yang bertujuanmerevolusi cara pandang masyarakat terhadap limbah plastik. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Program PenguatanKapasitas Ormawa (PPK ORMAWA) yang diselenggarakan olehBadan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Andalas, menunjukkan dedikasi mahasiswa dalammemberdayakan masyarakat dan mengatasi isu lingkungansecara bersamaan.
Di bawah arahan ahli Ibu Risti Kurnia Dewi, S.Gz., M.Si., peserta yang mayoritas adalah ibu-ibu rumah tangga, diperkenalkan secara mendalam dengan konsep 5R dalammanajemen sampah: Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle (Mendaur ulang), Replace (Mengganti), dan Repair (Memperbaiki). Pemahamankomprehensif ini menjadi landasan kuat bagi peserta untukmengubah perspektif mereka tentang sampah plastik, darisesuatu yang tidak berguna menjadi sumber daya potensial.
Setelah sesi teoritis yang informatif, peserta langsungterlibat dalam praktik kreatif pengolahan sampah plastik.Dengan memanfaatkan material sederhana seperti gelas plastikbekas, benang kawat, dan tali kur, mereka berhasil menciptakantas-tas unik yang tidak hanya fungsional tetapi juga memilikinilai estetika tinggi. Proses kreatif ini menjadi implementasinyata dari prinsip 5R yang telah dipelajari, mendemonstrasikanbagaimana teori dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata.
Sekolah Sampah Limpapeh tidak hanya mengajarkanketerampilan teknis, tetapi juga membuka wawasan pesertatentang potensi ekonomi yang tersembunyi dalam sampahplastik. Para ibu kini dibekali dengan pengetahuan danketerampilan yang diperlukan untuk memulai usaha rumahanberbasis produk daur ulang. Hal ini membuka peluang bagimereka untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligusberkontribusi pada pelestarian lingkungan.
Inisiatif kreatif ini menjadi bukti nyata bahwa denganinovasi dan semangat gotong royong, masalah sampah plastikdapat diubah menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan.Program ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbahplastik di lingkungan, tetapi juga memperkuat ekonomi lokalmelalui pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan SekolahSampah Limpapeh menggambarkan pentingnya kolaborasiantara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakatdalam menciptakan solusi berkelanjutan untuk masalahlingkungan.
Melalui PPK ORMAWA, BEM KM Universitas Andalastelah membuktikan peran krusial mahasiswa sebagai katalisperubahan dalam masyarakat. Dengan terus mengembangkandan memperluas inisiatif semacam ini, Batang Arau berpotensimenjadi model inspiratif bagi daerah lain dalam pengelolaansampah plastik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program ini tidak hanya membangun fondasi bagi masa depanyang lebih ramah lingkungan, tetapi juga meletakkan dasar bagipertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di BatangArau.
Sekolah Sampah Limpapeh mendemonstrasikan bahwasolusi untuk masalah lingkungan dan ekonomi dapat berjalanberiringan. Dengan memadukan kreativitas, edukasi, dan aksikomunitas, program ini menciptakan dampak positif yang dapatdirasakan langsung oleh masyarakat. Inisiatif ini tidak hanyamengubah cara pandang terhadap sampah, tetapi jugamemberdayakan individu untuk menjadi agen perubahan dalamkomunitas mereka sendiri.