Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan Akan dapat Mewujudkan Cita-Cita Republik Indonesia Berdiri




INTONASI.ID - Darul Siska kembali mengadakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Di dalam kegiatan ini telah diundang para tokoh pemuda dan kalangan perempuan. 


Tokoh-tokoh pemuda dihadirkan karena akan menjadi generasi penerus bangsa yang pemahaman mendalam terkait dengan Pilar-Pilar Kebangsaan akan dapat menciptakan Sumatera Barat hingga Indonesia yang lebih baik. 


Sedangkan kalangan perempuan diundang karena perempuan menjadi tonggak utama dalam kehidupan bermasyarakat. 


Perempuan-perempuan inilah yang melahirkan generasi penerus bangsa dan memikul beban yang harus secara bersama-sama dibantu oleh segenap masyarakat.


Di dalam materi yang dipaparkan, Darul menjelaskan bahwa pemahaman terhadap nilai luhur Pancasila akan menjadikan masyarakat lebih cerdas dan selektif dalam masa tahun-tahun politik. 


Tahun politik yang dimaksud adalah masa-masa menjelang Pemilihan Umum Serentak diadakan. 


Masyarakat harus memilih calon pemimpin atau perwakilan yang memiliki nilai-nilai dan moralitas sesuai dengan Pancasila. Pancasila dapat dijadikan sebagai tolok ukur perilaku manusia. 


Perilaku manusia Indonesia harusnya sesuai dengan Pancasila dan setiap pemimpin atau perwakilan berusaha dan bersungguh dalam mewujudkan cita-cita berdirinya Republik Indoesia sesuai dengan yang tertuliskan pada Pembukaan UUD NKRI Tahun 1945.


Darul di dalam penyampaian materinya berpesan untuk tidak menggadaikan hak pilih hanya untuk senilai uang yang dalam sehari sudah habis. 


Darul mengumpamakan jika masyarakat sudah dibeli dalam artian lain ditipu oleh calon politik maka jangan berharap lebih jika calon tersebut akan berjuang untuk masyarakat jika terpilih. Ibarat proses jual-beli, masyarakat sudah dibeli dengan uang sebelum Pemilu sehingga yang terpilih tidak ada kepentingan lagi untuk melunasinya.


Pesan-pesan yang disampaikan oleh Darul Siska ini mendapatkan tanggapan positif dari hadirin. Hal tersebut terlihat dari adanya beberapa pendapat dan persetujuan yang diutarakan pada forum diskusi setelah pemaparan materi. 


Salah satu peserta yang berpendapat juga mengungkapkan jika perumapamaan jual-beli tersebut terjadi dan memang ketika terpilih calon tersebut tidak kembali lagi. Jikapun kembali itu ketika akan memasuki masa kampanye lagi.