Jelang Musywil Sumbar Ke-XXII IPM Bukittinggi Adakan Diskusi Poros Tengah



KUY TIMES —Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah akan adakan Diskusi Poros Tengah dalam rangka menyambut Musyawarah Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumatera Barat ke-XXII.


Pimpinan Wilayah IPM Sumatera Barat mengeluarkan Surat Undangan No. A.1.II/PW IPM-188/2021 kepada PD IPM dan PC IPM Se-Sumatera Barat tentang akan diadakannya Musywil XXII IPM Sumatera Barat. Dimana, acara tersebut diadakan bulan Januari 2022 yang bertempat di Pesisir Selatan. 


Dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Musyawarah Wilayah tersebut, PD IPM Bukittinggi mengangkat sebuah kegiatan yaitu, Diskusi Poros Tengah dengan tema besar “Radikalisasi IPM Sumatera Barat, Upaya Moderasi Persyarikatan”. 


PD IPM Bukittinggi menghadirkan Diskusi Poros Tengah sebagai upaya mencari titik moderat dalam menyikapi Musywil yang akan diadakan Januari tahun depan. Setidaknya ada dua titik moderat yang dimaksud dalam kegiatan ini. Pertama, upaya refeleksi IPM sebagai organisasi pergerakan di ranah pelajar Sumatera Baarat. Kedua, memberikan rujukan tentang orientasi pergerakan IPM Sumatera Barat pasca Musywil mendatang.


Habibullah, Ketua Umum PD IPM Bukittinggi mengatakan bahwa kita harus mengetahui substansi dari Musyawarah itu sendiri. Musyawarah harus tetap didukung dan dilaksanakan dengan penuh gembira, gagasan, dan tidak hanya formalitas pergantian struktural belaka.”Pikiran harus jernih, dada harus lapang, dan kita maksimalkan Musyawarah sebagai tempat untuk menyumbangkan gagasan”, ucap Habib.


Selanjutnya, Diskusi Poros Tengah: Radikalisasi IPM Sumatera Barat, Upaya Moderasi Permusyawaratan ini akan diadakan secara berseri dengan tema yang lebih spesifik.


Seri pertama, dengan tema “Refleksi Musywil XXII, Menuju Pelajar Sumatera Barat Berdaya” akan diadakan pada tanggal 16 Desember ini melalui via zoom. Dan seri kedua, dengan tema “Quo Vadis IPM Sumatera Barat?” akan diadakan pada akhir bulan ini.


Ketua Bidang Organisasi PD IPM Bukittinggi, Rusdi Rama Zaki selaku yang mengkoordinir diskusi ini menyampaikan, “Diskusi ini diadakan secara berseri dan tentunya memiliki relevansi dalam rangka memeriahkan Musywil yang lebih essensial, yaitu upaya refleksi pergerakan dan juga menentukan orientasi pergerakan IPM Sumatera Barat kedepannya.”


PD IPM Bukittinggi menegaskan bahwa kegiatan ini lepas dari segala kepentingan dan ini adalah manifestasi sikap PD IPM Bukittinnggi dalam mendukung penyelanggaraan Musywil secara moderat. 


Seterusnya PD IPM Bukittinggi menghimbau seluruh Kader IPM Sumatera Barat untuk terlibat secara pro-aktif dalam kegiatan ini. Harapannya tentu untuk mempersiapkan diri kader dalam menghadapai Musywil meskipun lewat hal kultural seperti ini.(**)


Penulis; Hawa Dita Al-Muqmin dan Nindya Lyana Prasya ( Sekum dan Bendum PD IPM Bukittinggi